/ KAI Logistik Lanjutkan Komitmen Keberlanjutan melalui Penanaman 270 Bibit Mangrove
VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, menyampaikan bahwa momentum Hari Mangrove Sedunia menjadi pengingat bagi perusahaan untuk terus menghadirkan aksi nyata dalam mendukung keberlanjutan. "Penanaman mangrove ini merupakan salah satu wujud komitmen Perusahaan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Sejalan dengan komitmen tersebut, KAI Logistik terus mengembangkan konsep Green Logistics melalui layanan logistik berbasis kereta api yang lebih efisien dan rendah emisi, serta diimbangi dengan berbagai inisiatif pelestarian lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis perusahaan berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Dwi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pelestarian lingkungan, salah satunya rehabilitasi ekosistem mangrove. Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mulai dari melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang pasang, menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut, hingga berfungsi sebagai salah satu ekosistem dengan kemampuan menyerap dan menyimpan karbon yang tinggi. Oleh karena itu, rehabilitasi kawasan mangrove menjadi solusi berbasis alam (nature-based solution) yang berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Dampak positif dari kegiatan ini juga dapat diukur melalui potensi penyerapan karbon yang dihasilkan. Berdasarkan estimasi menggunakan metodologi Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), dengan asumsi tingkat keberhasilan tumbuh sebesar 80% atau sekitar 216 pohon, penanaman 270 bibit mangrove diperkirakan mampu menghasilkan biomassa kering sekitar 3,24 ton dalam lima tahun pertama. Dengan menggunakan faktor kandungan karbon sebesar 47%, kegiatan tersebut berpotensi menyimpan sekitar 1,52 ton karbon (C) atau setara dengan ±5,6 ton CO₂e. Potensi serapan karbon tersebut menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti penanaman mangrove dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem pesisir.
“Komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove merupakan program berkelanjutan yang telah menjadi agenda tahunan perusahaan dalam implementasi TJSL. Sebelumnya, pada tahun 2025, KAI Logistik menanam 500 bibit mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Program serupa juga dilaksanakan di salah satu wilayah operasional perusahaan. Hingga pertengahan tahun 2026, KAI Logistik Wilayah Timur telah menanam total 3.600 bibit mangrove secara bertahap sejak tahun 2023. Konsistensi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan serta memperluas dampak positif bagi masyarakat di berbagai wilayah operasional," jelas Dwi.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, KAI Logistik turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-14 tentang Ekosistem Laut, sekaligus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Ke depan, KAI Logistik akan terus menghadirkan berbagai program keberlanjutan yang selaras dengan strategi Green Logistics, sebagai upaya memastikan bahwa setiap langkah hijau yang dilakukan hari ini menjadi investasi bagi bumi yang lebih lestari di masa depan.