/ Distribusi Logistik Kian Menguat, Kinerja KAI Logistik Bulan April Tumbuh 11%
VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, menyampaikan bahwa Peningkatan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi logistik nasional. “Penguatan distribusi logistik ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran pasokan barang dan ketahanan energi nasional. Kesiapan operasional dan penguatan layanan multimoda tentunya menjadi faktor penting dalam mendukung kebutuhan distribusi di tengah kondisi pasar yang dinamis,” ujar Dwi.
Pada April 2026, KAI Logistik mencatatkan total volume pengelolaan angkutan barang mencapai sekitar 1,5 juta ton. Secara keseluruhan lini bisnis perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan bulan Maret 2026. Layanan KALOG Pro yang berfokus pada pengangkutan batu bara masih menjadi tulang punggung operasional perusahaan dengan volume pengelolaan mencapai 936 ribu ton atau sekitar 62% dari total distribusi logistik perusahaan. Capaian tersebut tumbuh sebesar 11% dibandingkan bulanan sebelumnya serta melampaui target bulanan perusahaan.
Selain sektor energi, pertumbuhan kinerja pada bulan April dibandingkan bulan sebelumnya ini juga didukung oleh berbagai layanan lainnya. Layanan angkutan semen tumbuh signifikan sebesar 90% dengan volume sebesar 39 ribu ton, peti kemas tumbuh 27% dengan volume mencapai 263 ribu ton, diikuti layanan pengiriman barang ritel melalui KALOG Express turut mengalami pertumbuhan sebesar 16% dengan volume sekitar 7 ribu ton pada April 2026. Sedangkan, pada layanan pra dan purna BBM/BBK perusahaan berhasil mengelola angkutan sekitar 258 ribu ton dan layanan angkutan limbah B3 mencatatkan pengelolaan volume sekitar seribu ton pada bulan April ini.
“Optimisme perusahaan tidak berhenti pada pencapaian bulan April saja, melainkan terus berlanjut melalui berbagai langkah ekspansi infrastruktur dan kapasitas layanan. Sebagai bagian dari penguatan distribusi nasional, KAI Logistik telah mulai mengoperasikan dua rangkaian kereta api angkutan peti kemas baru yang memulai perjalanan perdananya pada bulan Mei ini dengan kapasitas angkut hingga 29.700 ton perbulan,” tambah Dwi.
Selain peningkatan armada, perusahaan juga terus memperluas jangkauan aksesibilitas bagi pelanggan melalui pengembangan jaringan service point KALOG Express yang kini telah tersebar luas sebanyak 290 titik layanan di Jawa, Bali, dan Sumatra.
“Dengan fondasi operasional yang semakin kuat dan dukungan ekosistem logistik yang terintegrasi, KAI Logistik berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan distribusi yang andal, aman, dan tepat waktu. Perusahaan optimistis dapat terus menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional sekaligus mendukung agenda pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia,” tutup Dwi.