/ Sejenak Hening Menuju Harapan: ASRI Wujudkan Langkah Berkelanjutan pada Momentum Earth Hour
Setiap tahun, Indonesia mencatat konsumsi energi yang terus meningkat. Pada 2024, konsumsi listrik nasional mencapai lebih dari 300 terawatt per jam, sebagian besar berasal dari sumber energi fosil yang masih mendominasi. Earth Hour menjadi momen penting untuk menyadari bahwa energi yang kita hemat hari ini dapat memberi dampak besar bagi masa depan.
COO Commercial ASRI, Veri Y. Setiady menyampaikan, “Sustainability bukan hanya sebuah tren, tetapi tanggung jawab yang kita emban bersama. Dengan langkah-langkah kecil yang terus dilakukan, ASRI ingin menciptakan dampak jangka panjang yang berarti, dari efisiensi energi hingga inovasi pengelolaan sampah.” tutup Veri.
ASRI memahami bahwa keberlanjutan bukan hanya tren, melainkan tanggung jawab bersama. Tahun ini, ASRI melanjutkan semangat Earth Hour dengan inisiatif Reduce, Reuse, dan Recycle, berkolaborasi dengan 4GoodThings, perusahaan yang berkomitmen mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai guna.
Daur Ulang Menjadi Karya: Kolaborasi dengan 4GoodThings
Sebagai bagian dari gerakan keberlanjutan, ASRI bekerja sama dengan 4GoodThings untuk menghadirkan solusi inovatif dalam pengelolaan limbah plastik. Melalui program ini, sampah plastik dikumpulkan, dipilah, dan diolah menjadi material multipleks yang digunakan dalam berbagai instalasi di dalam area komersil, termasuk panel dekoratif berbahan daur ulang.
“Kolaborasi adalah kunci dalam menciptakan pengalaman yang bermakna bagi pelanggan. Melalui kemitraan dengan 4GoodThings, ASRI menghadirkan solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik yang diaplikasikan di berbagai area komersial. Inisiatif ini berjalan seiring dengan program keberlanjutan di setiap area proyek kami. Harapannya, ASRI dapat mengajak setiap komunitas untuk terlibat langsung dalam perubahan.” pungkas GM Marketing Communication ASRI, Zico R. Hansakarya.
Di ASHTA District 8, semangat keberlanjutan diwujudkan dalam EcoTumbler Exchange, hasil kolaborasi dengan frank green. Sementara itu, Mall of Indonesia merayakan Earth Hour dengan pertunjukan musik dan tarian hemat energi dalam Lights Off Ceremonial pada 22 Maret. Di sini, pengunjung juga diajak untuk berpartisipasi dalam Arabian Nights Tumbler Workshop bersama Myart Studio, menikmati The Green Oasis Dance & Percussion, hingga membawa pulang tanaman sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap lingkungan.
Di Grand Galaxy Park Bekasi, PIK Avenue dan Hublife Taman Anggrek Residences, langkah konkret lainnya pun diambil. Setiap acara kini akan dilengkapi dengan tempat sampah inovatif berbahan daur ulang, hasil kolaborasi dengan 4GoodThings. Organisasi ini telah mengubah ribuan kilogram sampah plastik menjadi material multipleks yang digunakan kembali dalam berbagai instalasi di pusat-pusat perbelanjaan ASRI. Bukan hanya tempat sampah pada umumnya, namun ini adalah bagian dari edukasi jangka panjang tentang pentingnya memilah dan mendaur ulang sampah dengan benar.
Perjalanan keberlanjutan tidak berhenti di situ. ASRI juga menginisiasi program pengumpulan tutup botol plastik selama enam bulan ke depan. Sampah yang terkumpul akan diolah menjadi dekorasi Natal yang berkelanjutan, menciptakan keajaiban dari hal yang sering dianggap tidak berharga. Dengan langkah ini, pelanggan tidak hanya menjadi pengunjung, tetapi juga bagian dari perubahan.
Earth Hour bagi ASRI bukan sekadar memadamkan lampu, tetapi menyalakan kesadaran. Ketika cahaya kembali, harapan akan masa depan yang lebih hijau juga semakin terang. Sebab setiap langkah kecil hari ini, dari memilah sampah hingga mengurangi plastik, adalah investasi bagi bumi yang lebih baik. Dan setelah 60 menit berlalu, cerita keberlanjutan ini baru saja dimulai. Kini, saatnya melangkah lebih jauh, satu aksi kecil setiap hari yang membawa perubahan besar bagi masa depan. Foto dapat diunduh di sini.