About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional

Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional

PTPN III
Share
preview

JAKARTA – Utusan Khusus Presiden RI, Hashim S. Djojohadikusumo, menyambut baik sinergi antara Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) dalam mendukung pengembangan kedelai nasional. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi menuju swasembada kedelai sekaligus mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Indonesia.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai pemanfaatan lahan dan pengembangan budidaya kedelai dari hulu hingga hilir, dengan salah satu fokus utama membangun Pusat Pengembangan Benih Kedelai yang diharapkan dapat mendukung ketersediaan benih berkualitas bagi pengembangan kedelai nasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT KUAB, Prof. Ali Zum Mashar, dan Direktur Aset PTPN III (Persero), Agung Setya Imam Efendi, disaksikan oleh Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, serta Hashim S. Djojohadikusumo.

“Saya kira ini sangat strategis untuk swasembada pangan kedelai. Saya menyampaikan terima kasih kepada PTPN. Ini suatu kerja sama yang sangat strategis untuk bangsa Indonesia,” ujar Hashim dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara PTPN Group dan PT KUAB di Jakarta, Jumat (11/09/2026).

Hashim berharap pengembangan kedelai nasional dapat mendorong tercapainya swasembada dalam waktu sekitar tiga hingga empat tahun. Ia juga melihat peluang besar untuk membangun ekosistem perbenihan kedelai yang dapat mendukung koperasi dan petani di berbagai wilayah Indonesia.

“Hendaknya, kita bisa swasembada kedelai ini mungkin dalam waktu 3–4 tahun. Dan saya kira maksud kita adalah untuk menyuplai, memasok benih ke koperasi atau ke banyak petani di seluruh Indonesia. Karena banyak lahan di Indonesia yang sangat cocok untuk kedelai,” ujarnya.

Program tersebut sejalan dengan agenda strategis Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional, termasuk upaya menuju swasembada kedelai yang diprakarsai oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.

Sebagai BUMN yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan sektor perkebunan nasional, PTPN Group berkomitmen mendukung berbagai program prioritas Pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi aset dan kapabilitas perusahaan serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem kedelai nasional yang produktif dan berkelanjutan.

Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, mengatakan bahwa Holding Perkebunan Nusantara akan menjalankan fungsi koordinasi dan fasilitasi untuk memastikan sinergi antarentitas PTPN Group berjalan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“PTPN Group siap mengambil peran dalam mendukung pengembangan kedelai nasional melalui kolaborasi yang terukur dan berbasis kelayakan. Program ini akan dijalankan secara bertahap agar model bisnis, produktivitas, kesiapan lahan, serta keberlanjutannya dapat diuji dan dievaluasi secara objektif,” kata Denaldy.

Menurut Denaldy, PTPN Group memiliki pengalaman dalam pengelolaan perkebunan, kapabilitas operasional, serta potensi aset yang dapat disinergikan dengan teknologi, varietas, pendanaan, dan kemampuan budidaya yang dimiliki PT KUAB.

Dalam rencana kerja sama tersebut, PTPN I, PTPN IV PalmCo, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) akan berperan sesuai dengan kepemilikan serta pengelolaan lahan masing-masing. PTPN IV PalmCo juga akan mendukung transfer pengetahuan, pengembangan budidaya, serta penyerapan kedelai untuk kebutuhan penanaman berikutnya.

Sementara itu, PT KUAB akan berperan dalam pelaksanaan budidaya, penyediaan teknologi dan varietas kedelai MIGO, pendanaan, serta transfer pengetahuan dalam pelaksanaan program.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Direksi dan perwakilan entitas PTPN I, PTPN IV PalmCo, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Potensi Pengembangan Mencapai 4.800 Hektare

Rencana kerja sama mencakup sejumlah lokasi indikatif di lingkungan PTPN Group dengan total potensi pengembangan sekitar 4.800 hektare. Lokasi tersebut meliputi Kebun Jalupang di Kabupaten Subang, Kebun Pasir Badak di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cikumpay di Kabupaten Purwakarta, Kebun Cibungur di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cisalak Baru di Kabupaten Lebak, serta areal PG Jatitujuh di Kabupaten Majalengka.

Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk mendukung terbentuknya Pusat Pengembangan Benih Kedelai sebagai salah satu fondasi dalam membangun ekosistem kedelai nasional. Melalui inisiatif ini, kolaborasi tidak hanya mencakup aspek budidaya, tetapi juga penguatan sistem perbenihan yang diharapkan dapat direplikasi dan dikembangkan bersama koperasi serta petani di berbagai daerah.

Inisiatif ini juga sejalan dengan rencana Pemerintah untuk mendorong pengembangan kedelai nasional, termasuk rencana penugasan kepada PTPN Group dalam pengembangan kedelai hingga seluas 250 ribu hektare secara bertahap sampai dengan tahun 2029. Kolaborasi PTPN Group dan PT KUAB diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dalam membangun kesiapan ekosistem, model pengembangan, serta kapasitas produksi yang diperlukan untuk mendukung agenda tersebut.

Nota Kesepahaman ini menjadi landasan awal bagi para pihak untuk melakukan kajian lebih mendalam terhadap aspek teknis, produktivitas, model bisnis, kesiapan lahan, serta keberlanjutan program.

Sebelum penandatanganan Nota Kesepahaman, PTPN Group dan PT KUAB telah melakukan kunjungan serta pemeriksaan lapangan di sejumlah calon lokasi budidaya. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pembahasan kesesuaian lahan, pemetaan areal usulan, serta penyusunan rancangan kerja sama.

Melalui kolaborasi ini, PTPN Group menegaskan komitmennya sebagai BUMN penggerak sektor perkebunan untuk terus mendukung program-program strategis Pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Sinergi PTPN Group dan PT KUAB diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kedelai nasional yang terintegrasi, mulai dari pengembangan benih, budidaya, hingga penguatan kapasitas petani, guna mendukung percepatan terwujudnya swasembada kedelai Indonesia.

Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 5,000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media.
Other Press Release
Marketing / Research
PTPN III (Persero) Ungkap Strategi Transformasi Menuju Penciptaan Nilai Berkelanjutan
PTPN III (Persero) Ungkap Strategi Transformasi Menuju Penciptaan Nilai Berkelanjutan
PTPN III
Oct 02, 2026

Foundations / Associations
PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Bawa Kisah Petani Sukses ke Hadapan Ribuan Mahasiswa
PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Bawa Kisah Petani Sukses ke Hadapan Ribuan Mahasiswa
PTPN III
Sep 30, 2026

Forestry
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati
PTPN III
Sep 29, 2026

Local companies
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Optimalkan Aset untuk Dukung Pangan dan Energi Nasional
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Optimalkan Aset untuk Dukung Pangan dan Energi Nasional
PTPN III
Sep 29, 2026

Forestry
PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026
PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026
PTPN III
Sep 29, 2026

Forestry
Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi
Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi
PTPN III
Sep 26, 2026

Event
RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional
RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional
PTPN III
Sep 25, 2026