/ BINUS University Dorong Transformasi Pasar Bunga Rawa Belong Menuju Destinasi Florikultura Bertaraf Internasional
Jakarta, 12 Juni 2026 – BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia Tenggara melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebagai kelanjutan dari berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan, BINUS University dan ITTA Foundation sebagai penggagas bersama, berkolaborasi dengan Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian (PPSHP) akan menyelenggarakan Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026 pada 14–15 Juni 2026. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem florikultura, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan menghidupkan kembali kawasan Pasar Bunga Rawa Belong sebagai destinasi unggulan Jakarta.
Mengusung tema ‘Jakarta’s 5th Century: Unity in Diversity, Innovation, and Co-Creating the Intelligent Society for the Nation’s Future’, ajang perdana JIFF 2026 menjadi bagian dari kontribusi berbagai pemangku kepentingan dalam menyambut Jakarta menuju usia lima abad pada tahun 2027. Festival ini tidak hanya menghadirkan perayaan keindahan bunga, tetapi juga menjadi platform kolaborasi untuk memperkuat ekosistem florikultura, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan visibilitas Pasar Bunga Rawa Belong sebagai salah satu ikon kota Jakarta.
Pasar Bunga Rawa Belong selama puluhan tahun menjadi pusat perdagangan bunga dan tanaman hias yang menopang kehidupan ribuan pelaku usaha. Namun, perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi, dan dinamika pasar menuntut kawasan ini untuk terus bertransformasi agar tetap relevan dan berdaya saing.
Menjawab tantangan tersebut, BINUS University secara konsisten mendampingi para pedagang dan pelaku usaha Rawa Belong melalui berbagai program pemberdayaan, capacity building, peningkatan literasi digital, serta pengembangan inisiatif yang mendukung transformasi ekosistem usaha secara berkelanjutan. Salah satu hasil dari pendampingan tersebut adalah pemanfaatan platform digital yang membantu memperluas akses pasar para pedagang sekaligus memperkuat daya saing mereka di era ekonomi digital.
Penyelenggaraan JIFF 2026 menjadi salah satu bentuk nyata dari keberlanjutan upaya tersebut. Melalui festival ini, BINUS University ingin memperkenalkan kembali Pasar Bunga Rawa Belong kepada masyarakat luas sebagai kawasan yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan pariwisata yang kuat. Festival ini juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi para pedagang sekaligus memperkuat posisi Rawa Belong sebagai destinasi florikultura unggulan di Jakarta.
Salah satu agenda utama JIFF 2026 adalah Flower Parade yang akan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026. Parade mobil hias bunga ini akan melintasi kawasan Pasar Bunga Rawa Belong dan Kemanggisan sebagai simbol kebangkitan kawasan florikultura Jakarta. Masyarakat dapat menyaksikan parade secara terbuka, berfoto bersama kendaraan hias, serta mengunjungi bazar bunga yang menghadirkan para pedagang Pasar Bunga Rawa Belong.
Lebih dari sekadar atraksi, Flower Parade menjadi representasi kolaborasi pentahelix yang mengkolaborasikan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media dalam mendorong revitalisasi kawasan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengembangan Pasar Bunga Rawa Belong tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi berbagai elemen untuk menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
Pada hari yang sama, masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivitas pendukung di kawasan Rawa Belong dan Kemanggisan. Kehadiran festival ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi para pelaku UMKM di sekitar kawasan.
Rangkaian JIFF 2026 akan berlanjut pada Senin, 15 Juni 2026 melalui penyelenggaraan International Floriculture Forum and Exhibition di BINUS @Senayan. Forum ini akan mempertemukan pemangku kepentingan nasional dan internasional dari unsur pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan pelaku usaha florikultura untuk membahas masa depan industri bunga dan tanaman hias.
Selain menghadirkan pameran florikultura, forum ini akan menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai inovasi, tren industri, peluang investasi, pengembangan bisnis, serta strategi memperkuat daya saing sektor florikultura Indonesia di tingkat global. Hasil dari forum ini diharapkan dapat dirumuskan dalam bentuk policy brief yang memuat rekomendasi strategis bagi pengembangan kawasan Rawa Belong ke depannya.
Sebagai institusi pendidikan yang mengusung semangat fostering and empowering the society to build the nation, BINUS University percaya bahwa revitalisasi kawasan tidak cukup dilakukan melalui pembangunan fisik semata. Transformasi yang berkelanjutan membutuhkan capacity building masyarakat, pengembangan ekosistem usaha, serta kolaborasi yang mampu menciptakan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Melalui Jakarta International Flower Festival 2026, BINUS University berharap semakin banyak masyarakat mengenal potensi Pasar Bunga Rawa Belong sekaligus mendukung pertumbuhan para pelaku usaha yang menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut. Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pentahelix dalam membangun kawasan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan warisan positif bagi Jakarta menuju perayaan lima abad pada tahun 2027. ***