About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ 39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Avonetiq
Share
Survei mencatat 39% responden perkotaan di Indonesia memakai AI untuk belanja dan rekomendasi, sementara di Amerika Serikat trafik dari AI ke situs ecommerce sudah naik 138% dalam setahun. Melalui AVO AI, Avonetiq membantu brand mengukur apakah mereka disebut dalam jawaban AI, bukan hanya melihat peringkat pencarian.
preview

Selama bertahun-tahun, keberhasilan kehadiran digital banyak diukur dari posisi di halaman hasil pencarian. Tim marketing memantau peringkat kata kunci dan traffic, lalu menjadikannya acuan laporan. Kini sebagian konsumen mulai bertanya langsung kepada chatbot AI dan menerima satu jawaban ringkas, lengkap dengan nama brand yang direkomendasikan.

Di Indonesia, pergeseran ini masih berada di tahap awal. Survei APJII 2026 mencatat 18,2% pengguna internet sudah memakai layanan AI. Namun di kalangan perkotaan, penggunaannya sudah menyentuh kebutuhan belanja. Indonesia AI Report 2025 dari Kumparan terhadap 1.000 responden perkotaan menemukan 39% responden memakai AI untuk belanja dan rekomendasi.

Pengalaman di Amerika Serikat memberi gambaran arahnya. Adobe Analytics mencatat trafik dari sumber AI ke situs ecommerce AS naik 138% secara tahunan pada Mei 2026. Artinya, kebiasaan yang awalnya terbatas dapat berkembang cepat setelah satu kelompok pengguna terbiasa.

Dari Peringkat ke Masuk dalam Jawaban

Perubahan ini menggeser ukuran yang selama ini digunakan. Peringkat pencarian menjawab di mana sebuah halaman muncul, tetapi tidak menjawab apakah brand disebut oleh AI, bagaimana brand digambarkan, dan apakah kompetitor justru yang direkomendasikan.

“Dulu kita mengukur kehadiran digital dari peringkat dan traffic. Sekarang pertanyaannya, ketika konsumen bertanya kepada AI, apakah brand kita disebut? Itu ukuran yang berbeda, dan belum banyak diukur,” ujar Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq.

Menurut Alexandro, hal ini tidak berarti SEO menjadi tidak relevan. Peringkat tetap dibutuhkan, tetapi ada lapisan baru dalam perjalanan konsumen yang tidak bisa dibaca hanya dari peringkat.

“Di Indonesia, yang paling awal memakai AI adalah anak muda perkotaan, dan mereka pasar utama banyak brand. Lebih baik mulai mengukur sekarang, supaya ketika kebiasaan ini meluas, kita sudah punya pembanding,” tambahnya.

Mengukur Kehadiran Brand di Jawaban AI

Avonetiq menjawab kebutuhan tersebut melalui AVO AI, platform yang membantu bisnis mengukur dan meningkatkan cara brand mereka ditemukan, dipahami, dan direkomendasikan oleh berbagai platform AI, mulai dari ChatGPT, Gemini, Perplexity, hingga Claude.

Melalui AVO AI, bisnis dapat menentukan Focus, yaitu topik yang ingin diasosiasikan dengan brand, lalu menyusun Prompt Book, kumpulan pertanyaan yang mungkin diajukan konsumen. Hasilnya menunjukkan apakah brand dan kompetitornya muncul dalam jawaban AI. AVO AI juga mengukur Authority Score, yaitu kesiapan brand untuk dipercaya oleh AI, sehingga tim dapat melihat area yang perlu diperkuat.

“Mengukur saja belum cukup. Tim juga perlu tahu apa yang harus dikerjakan setelah melihat hasilnya,” jelas Alexandro.

Dengan begitu, tim marketing tidak hanya melihat peringkat, tetapi juga mengetahui apakah brand mereka menjadi bagian dari jawaban ketika konsumen bertanya kepada AI.

About Avonetiq
Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI). Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya. Melalui Authority & Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.
Contact
Anangga Gunawan Marketing Avonetiq Email: anangga@avonetiq.id
Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 6,000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp599k dan ada jaminan penayangan di 100 media.
Other Press Release
Software
Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan
Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan
Avonetiq

Advertising / Promotion / Public Relations
58% Konsumen Gunakan AI untuk Riset Pembelian, Brand Mulai Berebut Visibilitas di Jawaban AI
58% Konsumen Gunakan AI untuk Riset Pembelian, Brand Mulai Berebut Visibilitas di Jawaban AI
Avonetiq

Restaurant / Fast food / Streetfood
Investasi Tumbuh 7,2%, Ardeco Ingatkan Pentingnya Persiapan Konstruksi Sebelum Ekspansi F&B
Investasi Tumbuh 7,2%, Ardeco Ingatkan Pentingnya Persiapan Konstruksi Sebelum Ekspansi F&B
Avonetiq

Commercial facilities / Office buildings
Sistem Pintu Sliding Tingkatkan Efisiensi Operasional Gudang dan Area Industri
Sistem Pintu Sliding Tingkatkan Efisiensi Operasional Gudang dan Area Industri
Avonetiq

Internet service
90% UMKM RI Belum Optimalkan AI, yang Sudah Pakai Pun Lupa Cek Hal Ini
90% UMKM RI Belum Optimalkan AI, yang Sudah Pakai Pun Lupa Cek Hal Ini
Avonetiq

Advertising / Promotion / Public Relations
68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir
68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir
Avonetiq