About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Visi India tentang Indo-Pasifik: Menjaga Stabilitas Maritim dan Mendorong Kemakmuran Bersama

Visi India tentang Indo-Pasifik: Menjaga Stabilitas Maritim dan Mendorong Kemakmuran Bersama

Embassy of India Jakarta
Share
preview

JAKARTA — India terus menegaskan komitmennya terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, inklusif, dan berbasis aturan, dengan menempatkan stabilitas maritim, kerja sama regional, serta kemitraan pembangunan sebagai pilar utama kebijakan luar negerinya. Visi ini mencerminkan peran India sebagai mitra yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kemakmuran bersama di kawasan yang semakin strategis secara global.

Samudra Hindia sebagai Poros Strategis

Pada 20 Oktober 2025, bertepatan dengan perayaan Deepavali, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan pidato dari INS Vikrant, kapal induk pertama buatan dalam negeri India. Dalam pidato tersebut, ia menekankan sentralitas Samudra Hindia dalam arsitektur strategis global, mengingat sekitar 66 persen pasokan minyak dunia dan 50 persen lalu lintas peti kemas internasional melintasi perairan ini. India, melalui Angkatan Lautnya, berkomitmen menjaga jalur-jalur vital tersebut demi stabilitas perdagangan global.

Evolusi Konsep Indo-Pasifik

Gagasan Indo-Pasifik sebagai satu ruang strategis mulai berkembang sejak pertengahan 2000-an, termasuk melalui pidato Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Parlemen India pada 2007 tentang “Confluence of the Two Seas”. Konsep ini kemudian memperoleh pengakuan global dan semakin menguat dalam diskursus internasional. India secara resmi mengartikulasikan visinya mengenai Indo-Pasifik melalui pidato Perdana Menteri Modi di Dialog Shangri-La pada Juni 2018, yang menegaskan kawasan ini sebagai ruang kerja sama yang menyatukan negara-negara di dalam dan di luar kawasan.

Reorientasi Maritim dan Kebijakan Act East

Visi Indo-Pasifik India merupakan kelanjutan alami dari evolusi kebijakan luar negeri dan keamanan nasionalnya. Sejak liberalisasi ekonomi pada awal 1990-an, India memperkuat keterlibatan dengan Asia Tenggara melalui Kebijakan Look East yang kemudian ditingkatkan menjadi Kebijakan Act East pada 2014. ASEAN dipandang sebagai mitra sentral, dengan hubungan yang kini telah berkembang menjadi kemitraan strategis komprehensif.

SAGAR dan MAHASAGAR: Keamanan dan Pertumbuhan untuk Semua

Pada 2015, India meluncurkan doktrin SAGAR (Security and Growth for All in the Region) sebagai kerangka kerja sama di kawasan Samudra Hindia. Kebijakan ini menekankan keamanan maritim, pembangunan kapasitas, kerja sama kolektif, pembangunan berkelanjutan, dan kepemilikan kawasan oleh negara-negara di dalamnya. Pada 2025, India memperkenalkan MAHASAGAR sebagai evolusi dari SAGAR, memperluas visi tersebut ke skala global dengan fokus yang lebih kuat pada Global South.

Komitmen Kemanusiaan dan Kemitraan Pembangunan

India telah menunjukkan kredibilitasnya sebagai mitra kemanusiaan yang andal melalui berbagai operasi bantuan dan penanggulangan bencana, mulai dari Asia Tenggara, Afrika, hingga Pasifik. Model kerja sama pembangunan India menekankan transparansi, keberlanjutan, serta penghormatan terhadap prioritas negara mitra, tanpa syarat politik.

Keamanan Maritim dan Kebebasan Navigasi

Sebagai mitra keamanan maritim pilihan di kawasan Indo-Pasifik, India aktif dalam latihan bersama, pembangunan kapasitas, serta berbagi informasi melalui Information Fusion Centre–Indian Ocean Region. Upaya ini diperkuat dengan komitmen menjaga kebebasan navigasi dan kelancaran perdagangan internasional, termasuk melalui pengerahan Angkatan Laut India untuk melindungi jalur pelayaran strategis.

Peran India dalam Tatanan Global

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, India terus memainkan peran konstruktif dalam mendukung tatanan internasional berbasis aturan. Melalui visi Indo-Pasifiknya, India menegaskan tekad untuk berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama di kawasan dan dunia.

Artikel ini ditulis oleh Suchitra Durai, mantan Duta Besar untuk Kenya dan Thailand.

Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 5,000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media.
Other Press Release
International activity
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

System / Website / Application development
ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital
ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital

Event
Diwali Bazaar 2026 Jadi Ruang Temu Budaya, UMKM, dan Gaya Hidup India di Jakarta
Diwali Bazaar 2026 Jadi Ruang Temu Budaya, UMKM, dan Gaya Hidup India di Jakarta

Event
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

International activity
BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi
BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

International activity
India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertambangan, Bidik Mineral Kritis dan Peluang Hilirisasi
India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertambangan, Bidik Mineral Kritis dan Peluang Hilirisasi

System / Website / Application development
ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis
ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis