About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Antusiasme Penumpang Tak Surut Jelang Akhir Libur Nataru, KA Sribilah Utama Sukses Angkut 47 Ribu Pelanggan

Antusiasme Penumpang Tak Surut Jelang Akhir Libur Nataru, KA Sribilah Utama Sukses Angkut 47 Ribu Pelanggan

preview

Dua hari menjelang berakhirnya masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, antusiasme masyarakat Sumatera Utara dalam menggunakan moda transportasi kereta api terpantau masih tinggi. Data terkini pada Jumat (2/1) pagi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara mencatat sebanyak 8.575 penumpang telah diberangkatkan menuju berbagai kota tujuan melalui sejumlah stasiun, angka ini kemungkinan masih akan bertambah dikarenakan ada KA yang berangkat pada siang dan sore hari.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan, bahwa KA Putri Deli dan KA Siantar Ekspres masih mendominasi pilihan masyarakat. Meski demikian, KA Sribilah Utama relasi Medan - Rantau Prapat menunjukkan performa yang impresif sebagai satu-satunya layanan non subsidi di wilayah ini.

“Selama 16 hari masa Angkutan Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, tercatat sebanyak 47.594 pelanggan telah mempercayakan perjalanannya dengan KA Sribilah Utama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Anwar menambahkan, jumlah tersebut mencakup 10.866 penumpang KA Sribilah Utama Tambahan yang menikmati promo 30%. Selain itu termasuk juga 1.855 pelanggan kelas eksekutif untuk KA Sribilah Utama regular yang memanfaatkan potongan harga 25% melalui program Yes Deals.

Selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, Kereta api unggulan tersebut beroperasi maksimal dengan total delapan perjalanan setiap hari, jumlah itu terdiri dari enam jadwal reguler dan dua rangkaian tambahan guna mengakomodasi bertambahnya peminat.

“KA Sribilah Utama yang beroperasi di Sumatera Utara memiliki karakter pelanggan yang unik dibandingkan pelanggan kereta api kelas komersial pada umumnya di Jawa. Jika pada hari biasa tiket masih tersedia dalam jumlah banyak, maka mendekati waktu keberangkatan, kursi langsung menjadi rebutan para calon penumpang,” imbuhnya.

Ketepatan waktu atau on time performance keberangkatan dan kedatangan KA Sribilah Utama yang mencapai angka sempurna 100% menjadi kunci utama tingginya kepercayaan publik pada musim liburan kali ini. Keunggulan tersebut memungkinkan masyarakat merencanakan agenda lanjutan dengan baik tanpa khawatir terkendala jadwal yang berubah.

“Integrasi ketepatan waktu dan layanan prima diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang efisien sekaligus menyenangkan bagi seluruh lapisan warga Sumatera Utara. KAI Divre I Sumut berkomitmen terus menjaga ritme pelayanan terbaik ini hingga detik terakhir masa angkutan Nataru selesai dilaksanakan,” pungkas Anwar.

Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara

Anwar Yuli Prastyo

Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 3000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media. Silakan periksa informasi lebih lanjut tentang layanan ini di sini.
Other Press Release
Commercial facilities / Office buildings
Wajah Baru Stasiun Limapuluh, Kado KAI untuk Warga Batu Bara Jelang Lebaran 2026

Electricity / Gas / Resources / Energy
Semakin Diminati, Stasiun Bandar Khalipah Hubungkan Kereta Api Bandara hingga Bus Listrik

Event
Tiket H-2 Lebaran Jadi Favorit, KAI Divre I Sumut Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebih Awal

Legal / Patent / Intellectual Property
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025

Health and Beauty appliances
Wujudkan Layanan Inklusif, Klinik Mediska KAI Divre I Sumut Layani 17.547 Pasien Sepanjang 2025

Marketing / Research
Wujudkan Perjalanan Aman dan Amanah, KAI Divre I Sumut Pastikan Seluruh Barang Tertinggal Kembali ke Penumpang

Politics / Government / Local government
Wujudkan Transportasi Hijau, 205.532 Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition