About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Semester I 2026, Sebanyak 37.367 Wisatawan Mancanegara Pilih Kereta Api di Wilayah KAI Daop 2 Bandung

Semester I 2026, Sebanyak 37.367 Wisatawan Mancanegara Pilih Kereta Api di Wilayah KAI Daop 2 Bandung

Daop 2 Bandung
Share
preview

Info Daop 2 Bd

Kamis, 30 Juli 2026

Semester I 2026, Sebanyak 37.367 Wisatawan Mancanegara Pilih Kereta Api di Wilayah KAI Daop 2 Bandung

Bandung, 30 Juli 2026 – Kereta api semakin menjadi moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara (WNA) dalam menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Barat. Sepanjang Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat sebanyak 37.367 pelanggan Warga Negara Asing (WNA) menggunakan layanan kereta api dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Tingginya minat wisatawan asing menggunakan transportasi kereta api menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan terhadap layanan KAI yang mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan. Selain itu, konektivitas yang semakin baik dengan berbagai destinasi wisata menjadikan kereta api sebagai pilihan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan secara praktis dan nyaman.

Berdasarkan data Semester I 2026, Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan WNA tertinggi, yakni sebanyak 28.078 pelanggan, atau sekitar 75 persen dari total pelanggan WNA di wilayah Daop 2 Bandung. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Kiaracondong dengan 2.018 pelanggan WNA, disusul Stasiun Tasikmalaya sebanyak 1.351 pelanggan WNA.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa tingginya jumlah pelanggan WNA tersebut menjadi indikator positif meningkatnya daya tarik transportasi kereta api sebagai bagian dari pengalaman wisata di Indonesia.

"Kereta api kini tidak hanya menjadi sarana transportasi masyarakat, tetapi juga menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara yang ingin menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus menikmati panorama alam sepanjang jalur kereta api. Peningkatan jumlah pelanggan WNA ini menunjukkan bahwa layanan KAI semakin dipercaya oleh wisatawan internasional," ujar Kuswardojo.

Menurutnya, dominasi Stasiun Bandung sebagai titik keberangkatan dan kedatangan pelanggan WNA tidak terlepas dari posisi Kota Bandung sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional yang menawarkan kekayaan budaya, kuliner, sejarah, hingga kawasan kreatif yang menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai negara.

Selain Bandung, meningkatnya jumlah pelanggan WNA di Stasiun Kiaracondong dan Tasikmalaya juga menunjukkan semakin berkembangnya minat wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi di wilayah Priangan menggunakan moda transportasi kereta api. KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, mulai dari pemesanan tiket secara digital, kemudahan pembayaran, hingga fasilitas stasiun yang semakin modern dan ramah pelanggan.

"KAI terus melakukan berbagai inovasi layanan agar pengalaman pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara, semakin mudah dan menyenangkan. Kami berharap kereta api dapat terus menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan mobilitas wisatawan," tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penyediaan transportasi yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, serta berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin baik, KAI optimistis minat masyarakat maupun wisatawan mancanegara menggunakan kereta api akan terus meningkat seiring berkembangnya sektor pariwisata dan konektivitas antardaerah di Indonesia.

About Daop 2 Bandung
PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.
Contact
Salam Kuswardojo Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung humasda2bd@gmail.com
Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 5,000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media.
Other Press Release
Travel / Sightseeing
Semester I 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,85 Persen
Semester I 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,85 Persen
Daop 2 Bandung
Jul 30, 2026

Marketing / Research
Humas KAI Daop 2 Bandung Raih Penghargaan Narasumber Korporasi Terbaik pada IWEB Awards 2026, Bukti Komitmen Hadirkan Informasi Cepat, Akurat, dan Terpercaya
Humas KAI Daop 2 Bandung Raih Penghargaan Narasumber Korporasi Terbaik pada IWEB Awards 2026, Bukti Komitmen Hadirkan Informasi Cepat, Akurat, dan Terpercaya
Daop 2 Bandung
Jul 30, 2026

Travel / Sightseeing
Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api
Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api
Daop 2 Bandung
Jul 23, 2026

Logistics / Warehouse / Cargo
KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari - Juni 2026
KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari - Juni 2026
Daop 2 Bandung
Jul 22, 2026

Logistics / Warehouse / Cargo
Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
Daop 2 Bandung
Jul 22, 2026

Travel / Sightseeing
KAI Daop 2 Bandung Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman Pasca Gempa 4,9M di Selatan Sukabumi
KAI Daop 2 Bandung Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman Pasca Gempa 4,9M di Selatan Sukabumi
Daop 2 Bandung
Jul 19, 2026