VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Kementerian PU Genjot Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah 2025 Dukung Swasembada Pangan dan Energi

Kementerian PU Genjot Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah 2025 Dukung Swasembada Pangan dan Energi

Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Share
Jakarta, 14 Oktober 2025 - Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mempercepat realisasi program peningkatan konektivitas jalan daerah. Langkah ini pun diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi, yang bertujuan memperkuat sistem logistik nasional dan melancarkan distribusi hasil produksi dari berbagai wilayah di Indonesia.
preview

Program yang dikenal sebagai Inpres Jalan Daerah (IJD) ini punya misi penting, yaitu: memperbaiki kondisi jalan-jalan daerah yang rusak, utamanya pada ruas-ruas yang menjadi urat nadi penghubung kawasan produksi dan industri. Dengan dukungan dana dari pusat, Kementerian PU berupaya meningkatkan kualitas jalan daerah agar terhubung mulus dengan jaringan jalan nasional. Prioritasnya adalah wilayah yang menopang produktivitas sektor vital seperti pertanian, perikanan, perkebunan, industri, hingga jalur distribusi energi.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa ketersediaan infrastruktur konektivitas merupakan kunci untuk memperkuat daya saing bangsa.

“Ketersediaan jalan yang baik adalah tulang punggung ekonomi daerah. Dengan percepatan peningkatan jalan daerah, potensi pangan dan energi di berbagai wilayah akan berkembang optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menteri Dody.

Pada periode 2025–2026, alokasi anggaran untuk program IJD ini mencapai Rp8,98 triliun yang dialokasikan untuk 427 kegiatan di seluruh Indonesia. Rinciannya adalah sebagai berikut:

· Tahap I: Sebesar Rp3,98 triliun untuk 234 kegiatan, dengan potensi penyerapan tenaga kerja mencapai 14.333 orang.

· Tahap II: Sebesar Rp3,12 triliun untuk 193 kegiatan, yang akan menyerap sekitar 8.562 tenaga kerja.

Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp1,88 triliun dialokasikan untuk memenuhi kewajiban kontrak tahun jamak (Multi Years Contract/MYC) pada Tahun Anggaran 2026.

Fokus program IJD sangat strategis dan terbagi ke dalam empat tematik utama, yakni dukungan terhadap swasembada pangan (73,51%), swasembada energi (1,26%), peningkatan konektivitas umum (11,28%), serta tematik lainnya seperti pariwisata, industri, dan transmigrasi (13,95%). Dari sisi sebaran wilayah, alokasi kegiatan terbagi menjadi 63,39% di wilayah barat dan 36,61% di wilayah timur Indonesia. Total panjang jalan yang akan ditangani pada Tahap I dan Tahap II mencapai 1.576 kilometer dengan pembangunan jembatan sepanjang 458,1 meter.

Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menetapkan prioritas kegiatan IJD berdasarkan sejumlah kriteria ketat, yaitu aspek tematik, tingkat kemantapan jalan, serta keberlanjutan usulan dari daerah. Jalan-jalan yang menjadi prioritas utama adalah yang berfungsi mendukung kawasan produksi pangan, jalur distribusi energi, serta jalan penghubung antarsimpul transportasi dan pembuka wilayah terisolasi. Penetapan daftar paket prioritas ini dilakukan bersama dengan Kementerian PPN/Bappenas untuk tahun anggaran 2025–2026.

Di lapangan, pelaksanaan kegiatan dilaksanakan oleh Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN/BPJN) yang tersebar di setiap provinsi. Untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan selesai tepat waktu, proses ini dibantu oleh konsultan supervisi. Pemerintah daerah juga memegang peran krusial melalui sistem usulan berbasis aplikasi SITIA, di mana mereka wajib melengkapi berbagai dokumen teknis seperti desain, studi kelayakan (feasibility study), dan dokumen lingkungan.

Menteri Dody kembali menekankan bahwa program ini bukan sekadar proyek perbaikan infrastruktur, melainkan juga sebuah upaya untuk mengakselerasi transformasi ekonomi di daerah.

“Melalui sinergi pusat dan daerah, kami ingin memastikan setiap kilometer jalan yang dibangun memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik melalui peningkatan akses ekonomi, efisiensi logistik, maupun penciptaan lapangan kerja baru,” ujar Menteri Dody.

Percepatan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah 2025 menyimpan harapan besar agar konektivitas antarwilayah semakin lancar, produktivitas kawasan meningkat, dan cita-cita ketahanan nasional di bidang pangan serta energi dapat segera terwujud. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Contact
Biro Komunikasi Publik Kementerian PU Facebook: kemenpu Instagram: kementerianpu X: kemenpu TikTok: kemenpu Youtube: kemen_pu

Categories
Construction / Civil engineeringGovernment offices / organizationsPolitics / Government / Local governmentGoods and services

Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 3000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media. Silakan periksa informasi lebih lanjut tentang layanan ini di sini.
Lihat detail VRITIMES
Daftar Gratis
Other Press Release
Government offices / organizations
Kementerian PU Berhasil Fungsikan Kembali 143 SPAM di Wilayah Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Feb 06, 2026

Government offices / organizations
Pulihkan Irigasi, Kementerian PU Sukses Uji Coba Pengaliran Air Daerah Irigasi Jambo Aye di Provinsi Aceh

Government offices / organizations
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Government offices / organizations
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas

Government offices / organizations
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Construction / Civil engineering
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Government offices / organizations
Menteri PU Targetkan 86 Sumur Bor di Daerah Terdampak Bencana Sumatera Rampung Sebelum Ramadan

Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
URL
Weekly Release Ranking
May 24, 2023 2023
Mengenal Detail Pondasi untuk Konstruksi Rumah
Tokban
VRITIMES Video
vricrew bannervritimes na euvritimes jpFree consultationManual Ebook IndonesiaPR College