/ Atasi Krisis Air Bersih Pengungsi Aceh, Kementerian PU Kerahkan Tim Tanggap Darurat dan Prasarana Air Bersih
Pengiriman bantuan logistik dan peralatan ini dilakukan segera setelah akses jalan di wilayah tersebut dinyatakan terbuka secara bertahap, sehingga memungkinkan mobilisasi peralatan dari Banda Aceh. Guna memastikan kebutuhan vital pengungsi terpenuhi sejak awal kedatangan tim, BPBPK Aceh memastikan seluruh unit Mobil Tangki Air (MTA) dan Hidran Umum (HU) dikirimkan dalam kondisi terisi air penuh.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat sangat penting dalam situasi bencana seperti ini untuk menjamin kesehatan dan kenyamanan warga terdampak.
"Prinsip kami adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan dasar yang layak dan aman selama masa tanggap darurat," ujar Menteri Dody Hanggodo.
Dalam operasi tanggap bencana ini, Kementerian PU menurunkan dua tim khusus. Tim 1 yang bertugas di Kabupaten Pidie Jaya diperkuat oleh 10 personel. Tim ini membawa sejumlah peralatan untuk pemenuhan kebutuhan dasar, antara lain berupa 2 unit truk operasional, 12 unit Hidran Umum (HU) beserta kakinya, 4 unit mobil tangki air untuk pasokan air bersih, 3 unit toilet portabel, serta 1 unit truk sedot tinja guna mendukung layanan sanitasi yang higienis.
Sementara itu, Tim 2 difokuskan untuk bergerak di wilayah Kabupaten Pidie. Tim ini terdiri dari 8 personel yang dilengkapi dengan 1 unit truk operasional, 6 unit HU lengkap, 2 unit mobil tangki air, serta 2 unit toilet portabel. Seluruh peralatan ini disiagakan untuk menjamin masyarakat mendapatkan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai selama berada di pengungsian.
Menteri Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur penanganan bencana terkait.
Dukungan sarana dan prasarana air bersih serta sanitasi bagi pengungsi banjir dan longsor di Aceh ini akan terus dievaluasi dan siap ditambah sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak