About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Kementerian PU Terus Pulihkan Konektivitas Jalan Nasional di Aceh, Target Fungsional Bertahap Desember 2025

Kementerian PU Terus Pulihkan Konektivitas Jalan Nasional di Aceh, Target Fungsional Bertahap Desember 2025

Jakarta, 9 Desember 2025 - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus melakukan percepatan pemulihan akses jalan nasional di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak banjir bandang. Langkah pemulihan dilakukan guna memastikan konektivitas antarwilayah kembali normal dalam waktu dekat.
preview

Saat ini, sejumlah ruas jalan strategis mulai pulih secara bertahap. Hal ini menyusul penanganan darurat yang dilakukan tim di lapangan untuk mengembalikan konektivitas, mempermudah mobilitas masyarakat, serta menjamin kelancaran distribusi logistik ke wilayah terdampak.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan pascabencana ini. Sejak hari pertama kejadian, tim PU telah bergerak di lapangan untuk memastikan akses masyarakat dapat kembali terbuka secepat mungkin.

“Penanganan darurat kami lakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, dengan fokus utama memulihkan konektivitas guna memperlancar distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan data penanganan di lapangan, progres pemulihan di koridor wilayah timur dan utara Aceh menunjukkan perkembangan positif. Pada ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen, pekerjaan penimbunan oprit terus berjalan dan ditargetkan fungsional pada 12 Desember 2025.

Sementara itu, untuk ruas Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara, tim teknis tengah mengebut pemasangan jembatan bailey. Pemasangan jembatan darurat ini ditargetkan rampung pada 14 Desember 2025 agar lalu lintas dapat segera pulih.

Di wilayah tengah Aceh, proses pemulihan menghadapi tantangan yang lebih kompleks akibat banyaknya jembatan yang terputus. Kendati demikian, perbaikan pada ruas Kota Bireuen–Batas Bener Meriah terus menunjukkan kemajuan, termasuk pemasangan bailey di Jembatan Teupin Mane yang ditargetkan selesai pada 15 Desember 2025. Adapun pada ruas jalan menuju Aceh Tengah di mana terdapat enam jembatan putus, akan dipulihkan secara bertahap dengan target fungsional keseluruhan pada akhir Desember 2025.

Bergeser ke wilayah selatan Aceh, pemulihan bertahap juga terus berlangsung. Pada ruas Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara, penanganan berupa penimbunan di titik amblas ditargetkan selesai pada 28 Desember 2025. Sementara itu, peningkatan signifikan terlihat pada ruas Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane, di mana jembatan bailey telah terpasang dan penanganan longsor di tiga titik telah dilakukan.

Hingga saat ini, sejumlah ruas strategis dilaporkan telah kembali dapat dilalui kendaraan. Ruas Banda Aceh–Meureudu sudah terhubung sepenuhnya. Begitu pula dengan koridor Lhokseumawe–Langsa dan Langsa–Kuala Simpang yang dapat dilalui pascapembersihan sedimen lumpur. Ruas Kota Kuala Simpang–Batas Sumatera Utara juga dipastikan telah fungsional untuk seluruh jenis kendaraan.

Ruas lainnya seperti Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram serta Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Sp. Uning juga menunjukkan perkembangan pemulihan. Meski demikian, penanganan lanjutan masih diperlukan, terutama pada titik jembatan putus dan longsoran besar. Saat ini, material pendukung seperti bronjong, armco, dan geotekstil telah tersedia di lokasi dan pemasangannya dilakukan secara bertahap.

Khusus untuk pemulihan konektivitas lintas tengah Aceh, penanganan dilakukan secara bertahap mengingat akses yang sangat terbatas akibat 13 jembatan yang terputus. Strategi pemulihan difokuskan pada pemasangan jembatan bailey dan rehabilitasi badan jalan yang rusak akibat gerusan sungai.

Kementerian PU menegaskan bahwa proses pemulihan akan terus dipercepat untuk memastikan seluruh ruas jalan nasional yang terdampak dapat fungsional sesuai target. Dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mengembalikan aktivitas masyarakat serta mempercepat pemulihan ekonomi wilayah pascabencana.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Contact
Biro Komunikasi Publik Kementerian PU Facebook: kemenpu Instagram: kementerianpu X: kemenpu TikTok: kemenpu Youtube: kemen_pu
Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 3000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media. Silakan periksa informasi lebih lanjut tentang layanan ini di sini.
Other Press Release
Government offices / organizations
Menteri PU Tinjau Progres KPP Papua Selatan, Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Berkelanjutan

Government offices / organizations
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Dukung Peningkatan Kualitas SDM

Government offices / organizations
Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden

Government offices / organizations
Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang–Merak KM 50, Siapkan Solusi Jangka Panjang Sungai Cidurian

Government offices / organizations
Kementerian PU Berhasil Fungsikan Kembali 143 SPAM di Wilayah Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Government offices / organizations
Pulihkan Irigasi, Kementerian PU Sukses Uji Coba Pengaliran Air Daerah Irigasi Jambo Aye di Provinsi Aceh

Government offices / organizations
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh