Indonesia
Raise It With Press Release
TechnologyCommerce / LifestyleFood / BeverageEducationReal Estate / Architecture
Garansi Publikasi di 100 Media Hanya Rp499k atau Uang Kembali. Dapatkan Sekarang!
Try it >>
press release

/ Kesuksesan AOFOG Campus 3 di Jakarta: Menyatukan Pakar Asia-Oseania dalam Penanganan PCOS

Kesuksesan AOFOG Campus 3 di Jakarta: Menyatukan Pakar Asia-Oseania dalam Penanganan PCOS

Asia & Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG)
AOFOG Campus 3: PCOS Regional Meeting di Jakarta resmi ditutup, menandai keberhasilan forum ini dalam memperkuat kolaborasi regional dalam penanganan PCOS. Selama dua hari, para ahli dari berbagai negara di Asia-Oseania membahas inovasi dalam diagnosis, terapi, dan pengelolaan PCOS yang lebih sesuai dengan karakteristik perempuan Asia. Dalam sesi penutupan yang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Wiweko, apresiasi disampaikan kepada seluruh peserta dan mitra, termasuk Dexa Medica, yang turut berkontribusi dalam riset dan pengembangan solusi bagi pasien PCOS. Diskusi di forum ini menyoroti bagaimana perbedaan fenotipe dan metabolik pasien Asia memerlukan pendekatan medis yang lebih spesifik dibanding panduan yang selama ini berfokus pada populasi Barat. Sebagai tindak lanjut, Komite REI AOFOG berencana mengembangkan pedoman klinis berbasis bukti serta registri PCOS di Asia untuk mendukung penelitian jangka panjang. Forum ini menegaskan peran Indonesia sebagai pusat inovasi di bidang kesehatan reproduksi, membuka peluang kerja sama yang lebih erat antarnegara dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dengan PCOS di kawasan Asia-Oseania.
preview

Jakarta, 25 Januari 2025 – Rangkaian acara AOFOG Campus 3: PCOS Regional Meeting yang diselenggarakan di Jakarta resmi ditutup, menandai keberhasilan forum ilmiah ini dalam memperkuat kolaborasi regional untuk penanganan Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS). Acara yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan para ahli kesehatan reproduksi dari berbagai negara di Asia-Oseania, membahas inovasi terbaru dalam diagnosis, pengelolaan, dan terapi PCOS yang lebih sesuai dengan karakteristik perempuan Asia.

Penutupan oleh Prof. Dr. Budi Wiweko, MD, OG, MPH, REI, FRANZCOG (Hons), FICRM, selaku Ketua Komite Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas (REI) AOFOG
Penutupan oleh Prof. Dr. Budi Wiweko, MD, OG, MPH, REI, FRANZCOG (Hons), FICRM, selaku Ketua Komite Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas (REI) AOFOG

Acara ini secara resmi ditutup dalam sesi “The Next Agenda of AOFOG REI Committee and Closing of AOFOG Campus 3” yang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Wiweko, MD, OG, MPH, REI, FRANZCOG (Hons), FICRM, selaku Ketua Komite Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas (REI) AOFOG. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pembicara, peserta, serta berbagai pihak yang telah mendukung acara ini, termasuk Dexa Medica, sebagai mitra industri farmasi lokal yang turut berkontribusi dalam pengembangan solusi berbasis penelitian bagi pasien PCOS.

PCOS adalah gangguan hormonal yang memengaruhi sekitar 10% perempuan usia reproduksi di seluruh dunia. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan gangguan menstruasi dan infertilitas, tetapi juga meningkatkan risiko diabetes, obesitas, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular. Meskipun banyak penelitian mengenai PCOS telah dilakukan, sebagian besar studi dan pedoman klinis yang ada masih berfokus pada populasi Kaukasia, sehingga kurang mencerminkan karakteristik unik pasien di Asia.

Dr. Miyuki Harada dalam rangkaian acara AOFOG Campus 3 di Jakarta
Dr. Miyuki Harada dalam rangkaian acara AOFOG Campus 3 di Jakarta

Melalui AOFOG Campus 3, para pakar dari berbagai negara berdiskusi mengenai bagaimana fenotipe, patofisiologi, serta respons terapi pasien PCOS di Asia-Oseania berbeda dari populasi Barat. Diskusi ini menghasilkan rekomendasi awal yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan pedoman klinis yang lebih relevan dengan kebutuhan perempuan Asia. Selama dua hari, AOFOG Campus 3 menampilkan diskusi ilmiah yang membahas berbagai aspek PCOS, mulai dari patogenesis, resistensi insulin, kualitas sel telur, hingga teknologi reproduksi berbantu seperti IVF dan IVM.

Dengan terselenggaranya AOFOG Campus 3 di Jakarta, Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pusat kolaborasi dan inovasi dalam bidang kesehatan reproduksi di Asia-Oseania. Forum ini tidak hanya memberikan manfaat bagi tenaga medis dan peneliti, tetapi juga bagi perempuan yang hidup dengan PCOS, karena semakin banyak terapi yang disesuaikan dengan kondisi mereka.

Diskusi antar pembicara ataupun peserta yang berisikan ahli Infertilitas dan Endokrinologi Reproduksi di Asia Oseania
Diskusi antar pembicara ataupun peserta yang berisikan ahli Infertilitas dan Endokrinologi Reproduksi di Asia Oseania

Selain menghadirkan para pakar dari berbagai negara, acara ini juga mencerminkan komitmen Indonesia dalam pengembangan riset dan teknologi di bidang reproduksi. Dukungan dari Dexa Medica dalam forum ini semakin memperkuat peran industri farmasi lokal dalam mengembangkan solusi medis berbasis penelitian yang dapat memberikan manfaat luas bagi pasien PCOS di Indonesia dan kawasan Asia-Oseania.

Foto bersama para pembicara di Acara AOFOG Campus 3 - PCOS Regional Meeting yang dihadiri pembicara dari 9 negara
Foto bersama para pembicara di Acara AOFOG Campus 3 - PCOS Regional Meeting yang dihadiri pembicara dari 9 negara

Sebagai tindak lanjut dari AOFOG Campus 3, Komite REI AOFOG akan terus mengembangkan pedoman klinis berbasis bukti untuk penanganan PCOS di Asia, dengan mempertimbangkan perbedaan genetika, metabolik, dan respons terapi pasien di kawasan ini. Selain itu, inisiatif pembuatan registri PCOS di Asia juga akan dikembangkan untuk mendukung penelitian jangka panjang mengenai tren epidemiologi serta efektivitas berbagai metode terapi.

Presentasi dan peluncuran Asian PCOS Society oleh Prof. Budi Wiweko selaku Presiden dari Asian PCOS Society
Presentasi dan peluncuran Asian PCOS Society oleh Prof. Budi Wiweko selaku Presiden dari Asian PCOS Society

Menutup acara, Prof. Budi Wiweko menyampaikan harapannya bahwa AOFOG Campus 3 akan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antarnegara dalam bidang kesehatan reproduksi. “Melalui kolaborasi ini, kita dapat menciptakan pendekatan yang lebih spesifik dan berbasis bukti bagi perempuan Asia yang hidup dengan PCOS. Ini bukan hanya tentang meningkatkan peluang kehamilan, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.”

Dihadiri ratusan ahli obstetri dan ginekologi subspesialisasi infertilitas dan endokrinologi reproduksi di Indonesia
Dihadiri ratusan ahli obstetri dan ginekologi subspesialisasi infertilitas dan endokrinologi reproduksi di Indonesia

Dengan berakhirnya AOFOG Campus 3, Indonesia meninggalkan jejak penting dalam dunia kesehatan reproduksi. Forum ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi lintas negara dan pendekatan berbasis penelitian, solusi yang lebih baik untuk pasien PCOS dapat diwujudkan.

About Asia & Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG)
Asia & Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG) merupakan organisasi regional terkemuka yang didirikan pada tahun 1957 di Tokyo, Jepang. Awalnya dibentuk pada tahun 1954 sebagai Divisi Asia dari International Federation of Gynaecology & Obstetrics (Geneva), namun kemudian berkembang menjadi federasi otonom yang menaungi perhimpunan dan organisasi dokter kandungan di kawasan Asia dan Oseania. AOFOG memiliki misi utama untuk memajukan ilmu dan praktik kebidanan, kandungan, serta biologi reproduksi di kawasan Asia-Oseania. Organisasi ini berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan perempuan secara menyeluruh sepanjang hidupnya, meningkatkan kesejahteraan janin dan bayi baru lahir, serta mendukung implementasi program pengendalian populasi. Salah satu komite dalam AOFOG adalah Komite Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas (REI) yang saat ini diketuai oleh Prof. Dr. Budi Wiweko dari Indonesia. Komite ini berperan strategis dalam pengembangan penelitian dan standar praktik klinis terkait masalah hormonal dan kesuburan di kawasan Asia-Oseania. Melalui berbagai program termasuk AOFOG Campus, komite REI aktif memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar ahli reproduksi di kawasan ini untuk meningkatkan standar penanganan pasien. AOFOG terus berkomitmen memperkuat kerja sama regional dan internasional dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan melalui penelitian kolaboratif, pengembangan praktik klinis, serta berbagai program edukasi dan pelatihan bagi para praktisi kesehatan di kawasan Asia-Oseania.
Contact
Media Relations: Dr. Arya Ananda I Lukmana +6285946789253 arya.ananda@ui.ac.id / aryalukmana08@gmail.com

Categories
Fitness / HealthcareMedical / HospitalInternational activityFemale RelatedGovernment offices / organizations

Other Press Release
Fitness / Healthcare
Menelisik Kualitas Sel Telur pada Pasien PCOS dan Rekomendasi Global dalam AOFOG Campus 3
Asia & Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG)
Feb 10, 2025

Kids / Baby / Maternity
Hari Kedua AOFOG Campus 3: Terobosan Baru dalam Penanganan PCOS dan Teknologi Reproduksi

Kids / Baby / Maternity
Asian PCOS Society Resmi Diluncurkan di Jakarta: Jawaban untuk Tantangan PCOS di Asia

Diet / Health food / Supplement
Mengenal PCOS: Gangguan Hormonal yang Mempengaruhi Kesuburan dan Kesehatan Perempuan

Diet / Health food / Supplement
Pakar Asia Ungkap Solusi Kesuburan untuk Penderita PCOS: Dari Gaya Hidup hingga Teknologi Modern

Medical / Hospital
Penelitian Terkini PCOS: Dari Genetika hingga Pemanfaatan Kayu Manis untuk Pengobatan

Childbirth / Childcare
Pakar Asia Bahas Kompleksitas PCOS: Dari Mekanisme Dasar hingga Karakteristik Khas di Asia

Fitness / Healthcare
AOFOG Campus 2025 Resmi Dibuka di Jakarta: Sinergi Global dan Kebanggaan Indonesia dalam Kesehatan Perempuan

Childbirth / Childcare
INDONESIA SIAP MENYAMBUT AOFOG CAMPUS 3: FORUM BERGENGSI PAKAR PCOS SE-ASIA OSEANIA

Asia & Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG)
URL
aofog.net
Industry
Health
Weekly Release Ranking
Aug 19, 2024 2024
Sejarah Harga Bitcoin: Perjalanan dari Nol hingga Ribuan Dolar
Palapa
VRITIMES Video
vritimes na euvritimes jpFree consultationManual Ebook IndonesiaPR College