About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Vietnam Wedding Week 2026 Resmi Menutup The Love City, Satukan Fashion Pengantin, Pengalaman, dan Ekosistem Pernikahan

Vietnam Wedding Week 2026 Resmi Menutup The Love City, Satukan Fashion Pengantin, Pengalaman, dan Ekosistem Pernikahan

ITALIAN ATELIER
Share
preview

Ho Chi Minh City, Agustus 2026 – Setelah berlangsung selama dua hari di White Palace Hoang Van Thu, Vietnam Wedding Week 2026 resmi menutup rangkaian The Love City. Acara ini mempertemukan fashion pengantin, berbagai brand pernikahan, para ahli, vendor, seniman, hingga pasangan dalam satu destinasi.

Digelar melalui kolaborasi antara YEAH1 dan LIVEN Technology, Vietnam Wedding Week 2026 dihadirkan sebagai platform pernikahan yang komprehensif dan praktis. Tak hanya menawarkan inspirasi untuk hari pernikahan, acara ini menghadirkan sebuah perjalanan bagi para pasangan untuk mengeksplorasi, merasakan langsung, bertemu, membandingkan, dan semakin dekat dengan pilihan nyata untuk salah satu momen terpenting dalam hidup mereka.

Menjadi pusat dari perjalanan tersebut adalah Bridal Fashion Show 2026. Selama dua hari, tujuh desainer dan brand menampilkan tujuh visi berbeda tentang fashion pernikahan kontemporer. Kehadiran musik dan pertunjukan langsung turut mengubah runway menjadi salah satu pengalaman utama di The Love City.

THE LOVE CITY – SEBUAH KOTA YANG DIBANGUN UNTUK SETIAP TAHAP PERJALANAN PERNIKAHAN

Terinspirasi oleh ritme sebuah kota yang terus bergerak, The Love City mengubah keseluruhan Vietnam Wedding Week menjadi sebuah perjalanan untuk menemukan berbagai kemungkinan. Setiap area dalam acara menjadi destinasi yang berbeda, masing-masing terhubung dengan tahap, kebutuhan, atau pertanyaan tertentu dalam perjalanan menuju pernikahan.

Mulai dari area check-in dan runway fashion pengantin hingga zona pengalaman brand, sesi konsultasi, workshop, dan berbagai aktivitas interaktif, pengunjung diajak untuk menjelajahi sebuah ekosistem, bukan sekadar menghadiri pameran.

Gaun pengantin dan setelan formal hadir berdampingan dengan brand dan layanan kecantikan, perhiasan, fotografi, venue, dekorasi, perencanaan pernikahan, F&B, perjalanan, serta berbagai layanan lain yang berkaitan dengan perjalanan menuju – dan setelah – hari pernikahan.

Nilai praktis dari format ini menjadi salah satu bagian penting dari acara. Alih-alih harus berpindah dari satu sumber informasi ke sumber lainnya, para pasangan dapat melihat produk secara langsung, mengajukan pertanyaan, mendapatkan saran, membandingkan berbagai pilihan, serta bertemu langsung dengan orang-orang dan brand di balik layanan tersebut dalam satu perjalanan yang terhubung.

Inspirasi pun tidak diposisikan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai awal dari proses pengambilan keputusan yang lebih terarah.

TUJUH RUNWAY SHOW – TUJUH VISI BERBEDA TENTANG PERNIKAHAN MODERN

Bridal Fashion Show 2026 menjadi jantung kreatif dari The Love City. Le Hoa Bridal, Lam Bridal, Minh Tuan Couture, FALVAON by Luu Viet Anh, DO LONG BRIDAL, ADAM STORE, dan LOVINE BRIDAL by Thanh Ho masing-masing membawa perspektif yang berbeda ke atas runway.

Program ini menampilkan beragam bahasa fashion, mulai dari konstruksi siluet yang artistik, romantisme yang elegan, kemewahan couture, cerita yang berakar pada budaya, siluet pengantin yang sensual, menswear kontemporer, hingga interpretasi yang lebih personal tentang romansa modern.

Alih-alih menghadirkan satu gambaran tunggal tentang seperti apa seharusnya seorang pengantin pria atau wanita tampil, tujuh pertunjukan tersebut justru membuka lebih banyak kemungkinan.

Bagi para pengunjung, keberagaman ini mencerminkan salah satu gagasan yang lebih besar di balik Vietnam Wedding Week: setiap pasangan datang dengan cerita yang berbeda, dan fashion pernikahan kontemporer kini semakin memberi ruang bagi perbedaan tersebut.

KETIKA FASHION, MUSIK, DAN PERTUNJUKAN BERTEMU DI SATU PANGGUNG

Pengalaman di atas runway semakin berkembang melalui kehadiran musik dan pertunjukan langsung. 2PILLZ bergabung sebagai Music Producer for the Runway sekaligus membawakan Special Performance, menciptakan benang emosional yang mengalir sepanjang program fashion.

Pada 22 Agustus, THƠM menghadirkan warna lain melalui penampilan langsungnya di runway. Sementara itu, NAOMI melanjutkan pengalaman tersebut pada 23 Agustus.

Fashion, suara, gerakan, dan tata cahaya berpadu untuk menciptakan atmosfer emosional yang berbeda di setiap presentasi.

Hasilnya, runway tidak dirancang sekadar sebagai rangkaian presentasi koleksi, melainkan sebagai bagian dari pengalaman langsung yang lebih luas di The Love City.

DARI INSPIRASI MENUJU PILIHAN NYATA

Salah satu gagasan utama di balik Vietnam Wedding Week 2026 adalah bahwa perjalanan tidak berakhir ketika para model meninggalkan runway.

Setelah menemukan koleksi yang menarik atau mendapatkan inspirasi dari sebuah pertunjukan, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan menjelajahi ekosistem yang lebih luas di sekitar mereka.

Berbagai ruang brand dan sesi konsultasi membuka kesempatan bagi pengunjung untuk bergerak dari gagasan umum menuju pertanyaan yang lebih spesifik: gaya seperti apa yang paling sesuai? Layanan mana yang memenuhi kebutuhan pasangan? Siapa yang perlu mereka ajak bicara selanjutnya? Dan keputusan apa saja yang perlu dibuat sebelum hari pernikahan?

Workshop dan aktivitas berbasis pengalaman menambahkan lapisan praktis lainnya dengan menghadirkan pengetahuan dari para ahli ke dalam perjalanan acara.

Dengan cara ini, jarak antara melihat sesuatu yang menginspirasi dan mengambil keputusan nyata pun menjadi semakin dekat.

YEAH1 DAN LIVEN TECHNOLOGY – MENYATUKAN BERBAGAI BAGIAN DALAM PERJALANAN PERNIKAHAN

Struktur The Love City mencerminkan visi kolaboratif di balik Vietnam Wedding Week 2026. Dikembangkan melalui kolaborasi antara YEAH1 dan LIVEN Technology, acara ini menyatukan berbagai bagian dari perjalanan pernikahan ke dalam satu platform yang saling terhubung.

Fashion tetap menjadi salah satu daya tarik utama, tetapi juga berperan sebagai pintu masuk menuju pengalaman yang lebih luas. Sebuah runway show dapat membawa pengunjung menuju sesi fitting, konsultasi, percakapan dengan vendor, atau eksplorasi lebih jauh tentang seperti apa pasangan ingin pernikahan mereka terlihat dan dirasakan.

Pendekatan ini memberi Vietnam Wedding Week peran yang melampaui sebuah showcase tradisional. Acara ini menjadi titik pertemuan tempat kreativitas, bisnis, keahlian, dan kebutuhan konsumen dapat saling berinteraksi dalam satu ruang.

TITIK PERTEMUAN BARU BAGI FASHION VIETNAM DAN INDUSTRI PERNIKAHAN

Bagi para pasangan, The Love City menawarkan sebuah tempat untuk datang dengan berbagai pertanyaan dan pulang dengan gambaran yang lebih jelas tentang berbagai kemungkinan yang tersedia.

Bagi brand dan vendor, acara ini membuka peluang untuk menjadi bagian dari perjalanan pengambilan keputusan bagi mereka yang tengah aktif mempersiapkan pernikahan.

Sementara bagi fashion pengantin Vietnam, program tujuh runway show menghadirkan panggung lain bagi beragam bahasa desain untuk bertemu dengan publik dan menjadi bagian dari percakapan yang lebih luas tentang bagaimana pernikahan terus berubah.

Couture dapat hadir berdampingan dengan menswear. Referensi budaya dapat bertemu dengan minimalisme kontemporer. Spektakel dapat berjalan bersama dengan pengalaman yang lebih intim.

Dengan dukungan Italian Atelier Asia-Pacific dan CjC Marketing Agency sebagai Promotional Partners Vietnam Wedding Week 2026, acara ini juga memperluas komunikasi dan koneksinya ke jaringan kreatif dan industri yang lebih luas.

Saat The Love City resmi berakhir, gagasan yang lebih besar di baliknya tetap terasa jelas: sebuah acara pernikahan dapat menjadi lebih dari sekadar tempat untuk mencari inspirasi. Ketika fashion, pengalaman, keahlian, dan pilihan praktis dipertemukan, semuanya dapat menjadi bagian dari satu perjalanan yang lebih lengkap.

Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 5,000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media.