About us
VriTimes
Indonesia
Jasa Distribusi Press Release
press release

/ Emas Tetap Menguat, Pasar Tunggu Langkah The Fed

Emas Tetap Menguat, Pasar Tunggu Langkah The Fed

preview

Harga emas terus menunjukkan performa positif setelah menembus level tertinggi tiga minggu di kisaran $4.148 pada Selasa (11/11). Pada perdagangan Rabu (12/11), logam mulia tersebut bergerak di sekitar $4.110 per troy ounce. Kenaikan ini didorong oleh sejumlah faktor global, termasuk dinamika politik di Amerika Serikat serta meningkatnya harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga sebelum akhir tahun.

Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menyebutkan bahwa tren penguatan emas belakangan ini didukung oleh sinyal teknikal yang solid. “Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average masih menunjukkan tren bullish yang kuat pada XAU/USD. Jika tekanan beli berlanjut, emas berpotensi menguji area $4.158, meskipun koreksi menuju $4.098 tetap terbuka jika momentum melemah,” ujarnya.

Sentimen positif terhadap emas turut diperkuat oleh data tenaga kerja AS yang menunjukkan pelemahan. Laporan dari Automatic Data Processing (ADP) mengindikasikan bahwa pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta menurun lebih dari 11.250 per minggu dalam empat pekan hingga 25 Oktober, berlawanan dengan kenaikan pada periode sebelumnya. Kondisi ini menambah keyakinan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga demi menjaga stabilitas ekonomi.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) oleh The Fed pada Desember mencapai sekitar 68%, dan meningkat hingga 80% untuk Januari 2026. “Ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar membuat emas semakin menarik karena menurunkan biaya peluang bagi investor yang memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas,” tambah Andy.

Dari sisi politik, pasar juga mencermati perkembangan terbaru di Washington. Senat AS meloloskan rancangan undang-undang pendanaan sementara guna mencegah penutupan pemerintahan (government shutdown). RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat. Langkah ini membuka peluang agar sebagian besar lembaga pemerintah tetap beroperasi hingga 30 Januari 2026, menurut laporan Bloomberg. Namun, jika kesepakatan tercapai, minat terhadap aset safe haven seperti emas bisa sedikit berkurang.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) turun sekitar 0,24% ke posisi 99,37, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bertahan di 4,12%. Gubernur The Fed, Stephen Miran, juga menyatakan bahwa penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Desember bisa menjadi langkah yang tepat mengingat perlambatan inflasi dan melemahnya pasar tenaga kerja.

Andy Nugraha menyimpulkan bahwa prospek emas masih positif dengan peluang pergerakan yang menarik. Ia menilai kondisi saat ini dapat dimanfaatkan trader untuk mengikuti tren bullish yang tengah terbentuk.

Bagaimana kalau mencoba VRITIMES?
VRITIMES adalah platform distribusi press release yang digunakan oleh lebih dari 5,000 perusahaan. Distribusi dapat dilakukan dengan Rp499k dan ada jaminan penayangan di 100 media.
Other Press Release
Financial results announcement
Harga WTI Pekan Depan Dibayangi Tekanan Jual dan Ketidakpastian Pasokan
Harga WTI Pekan Depan Dibayangi Tekanan Jual dan Ketidakpastian Pasokan

Mobile app
Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan
Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan

Financial results announcement
Harga WTI Hari Ini Berpotensi Rebound, Dupoin Futures Waspadai Tren Bearish
Harga WTI Hari Ini Berpotensi Rebound, Dupoin Futures Waspadai Tren Bearish

Local companies
Harga Emas Berpotensi Naik ke 4.163, Ini Analisis Dupoin Futures
Harga Emas Berpotensi Naik ke 4.163, Ini Analisis Dupoin Futures

Local companies
Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95
Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95

Mobile app
Dolar dan Yield Jadi Beban, Emas Berpotensi Turun ke US$4.064
Dolar dan Yield Jadi Beban, Emas Berpotensi Turun ke US$4.064

Government / Local government
Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun
Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun